Welcome

Let's Imagine With Me (Chery_Moon / e.k.Rahadian)

You Can View All Of Your Life

Istana Cerpen

cerpen kompas

BILA

Selasa, 10 Mei 2011

Mengapa aku harus menangis...
mengapa aku harus bersedih...
saat ku lepaskan...dirimu....
saat ku lepaskan cintamu..

kecewa mulai hadir dalam hatiku..
mengapa kau tak bisa menemani hariku
mengapa kau tak bisa hadir di tiap malamku
hapus semua sedihku........

JANGAN PAKSA, Lagi


Jangan paksa aku bercerita karena hanya sedih yang ada.
Terlalu berat meninggalkanmu.
Apa yang kita lalui mungkin takkan kembali..
Tapi kuyakin tetap teringat...
Kisah kasihmu , kasih sayangmu , kesetiaan , keikhlasan.
Semoga menjadikan kita saling mengerti..

Hilang

Tik-Tak...... Tik-Tak
Detik-detik demi detik ku lalui
dengan berbagai kebimbangan
yang kau buat untukku ....

Kau jebak aku dengan berbagai hal yang sulit untuk ku mengerti
kenapa kau lakukan ini padaku ?

Andai Kau Percaya


Ku tulis lagi untaian kata,
yang ta` mampu ter ucap dari bibir ini
tentang hatiku yang terlanjur membeku
pada kisah yang pergi hari lalu,

Andai aku mampu berkata
pada hatimu yang kini ragu
tentang rasa sayang yang kini ada

JANGAN BERI AKU ARUM MANIS, lagi ...

Sabtu, 05 Februari 2011

Sekali lagi kau selalu berusaha meyakinkanku bahwa tak ada masalah dalam hubungan kita. Lalu kau benar-benar memelukku erat, tapi ...
Tak ku temukan kehangatan disana. Bahkan aku mulai merasa tak ada lagi cinta untukku disana, dihatimu .

31 Januari,
Sore yang aneh, aku tak mampu mengartikan goresan awan yang sejak tadi mengikuti langkahku.
Dusta yang tersirat. Oh begitu menikamku. Terhujam. Terluka. Buta. Sakit. Amarah. Tak percaya. Kalut. Aku merasakannya sekaligus.

Tak tidur semalaman. Menangis perih sampai pusing dan sesak. Kau tak akan pernah tau itu. Betapa aku telah terlanjur menitip hatiku padamu.
Sesungguhnya aku tak mampu!!

TERNYATA DIA …….. …… …?

Senin, 03 Januari 2011

“Aduuuhh!!”
“Tita! Hati-hati dong turunnya! Sini, minggir bentar, biar gue liat!”
“ehm, biasa aja Do, kagak sakit” gue meringis
“kalo ngga sakit, ngapain loe pake pincang gitu jalannya, coba deh gue buka sepatu loe ya!”
“aw... Dodo!!! Sakit tau’”
“yee... kenapa tadi bilang kaga sakit kalo nyatanya memar gini”
“ayoo berangkat! Keburu pak satpam ngomelin kita lagi” gue jalan terpincang-pincang sedikit lari-lari. Uhm, sakit bener nih kaki gue.

Karena keburu masuk, gue jalan sampek pake nabrak tukang loper koran yang biasa mangkal di sebelah baratnya halte. Untungnya tuh orang kaga marah ke gue.

Cinta LILIN DAN HUJAN


            Melihatnya lagi di halte itu. di beberapa bagian bajunya terlihat basah oleh air hujan. Sepertinya dia kedinginan. Terlihat sejak tadi ia bersedekap mencoba menghangatkan tubuhnya.
            “jangan pergi dulu sebelum hujan reda. Nanti kau bisa sakit kalo sering hujan2 an” ucapku di tengah hujan itu yang sejak tadi terus menyerang tubuhku. Menembakkan peluru air padaku. Meluncur cepat dari langit yang seakan berharap aku akan lelah menantinya. Tidak! Hahahaa. Aku menyukai hujan dan juga menikmatinya. Jadi aku tidak takut. Oh senangnya. Sesekali matanya berbelok ke arahku.
            Ku lihat ia berdiri, merapikan rok seragamnya yang sedikit basah. Ia beranjak dari tempat duduk menuju angkot langganannya dg sedikit berlari untuk menghindari serangan hujan.
            “hati2 di jalan ya... lekas mandi agar tak masuk angin” pesanku
Aaah indahnya hari ini, teriakku pada hujan dengan menengadahkan wajahku serta ku lepaskan tanganku dari stang sepeda dan ku bentangkan tangan ku kesamping seperti menantang hujan. Ya, beginilah caraku menikmati hujan bersamamu.
”Wuuuhhhuu”


***
”kamu basah kuyup?”aku terkaget. ”kenakan jaketmu dan bersedekaplah agar tubuhmu hangat” ku parkir sepedaku tak jauh dari tempatnya. Kali ini dia tak menemukan tempat duduk saking ramainya orang yang hanya sekedar berteduh menghindari hujan di halte. Inginnya aku berada di sampingmu dan mencoba mencairkan suasana agar kau merasa lebih hangat.
 

Lorem

Ipsum

poem (20) last (8) imagine (4) miss u (4) tentang hujan (4) Arum Manis (2) flsh back (2) hope (2) dulu (1) duluu sekali (1)

Dolor

poem (20) last (8) imagine (4) miss u (4) tentang hujan (4) Arum Manis (2) flsh back (2) hope (2)